Informasi Lomba

Posted by hery | Info Lukis | Tuesday 23 February 2010 1:34 am

“Bu, Adi minta digambarin gajah ya?!” Pinta Adi pada gurunya. “Aduh.. Ibu nggak bisa nggambar nak..!” atau “Ibu gambarnya jelek, nggambar sama bapak saja ya ?!” atau “Ibu guru kan bukan seniman, jadi nggak bisa nggambar” dan alasan lain berderet yang intinya tidak bersedia untuk menggambar. Alasan tidak ‘PD’ merupakan alasan klise yang sering di ungkapkan para guru TK/SD untuk mengomentari jika dihadapkan masalah untuk menggambar. Anak selalu dilatih untuk kreatif, tapi masih banyak sekali guru yang sama sekali belum memulai dengan kreatifitas itu sendiri dalam mengajar. Alat peraga yang monoton sama sekali tidak mampu memberikan daya pikat pada anak. Padahal ‘hanya’ dengan berbekal dapat menggambar sederhanapun semestinya bisa mengatasi banyak masalah. Karena gambar bukanlah lukisan, untuk bisa menggambar tidaklah harus berbekal bakat seperti seniman lukis. Karena pengertian gambar adalah goresan/torehan/symbol untuk sekedar memberikan penjelasan. Misal : denah, peta, grafik dan sejenisnya. Tentu saja untuk aplikasian pada ‘alat peraga’ pendidikan pengertian gambar adalah ilustrasi. Manfaat gambar adalah :

  1. Memberikan daya tarik,
  2. Merangsang kreatifitas,
  3. Alat ungkapan ide, perasaan, emosi dan kepekaan artistik,
  4. Memudahkan pemahaman,
  5. Memudahkan komunikasi non verbal,
  6. Bagian mnemonic (Membantu memudahkan untuk mengingat)

Dengan memanfaatkan yang ada, semestinya kesadaran akan berkemampuan menggambar khususnya pada guru dimiliki. Dengan berbekal sedikit latihan menggores dengan berbagai media (papan tulis, white board, kertas dan media lainnya) guru dapat mengaplikasikannya pada: • Pembuatan LK (lembar kerja), • Alat peraga, • Display kertas, • Madding • Hiasan dan element estetis lainnya. Memulai berlatih menggambar dengan sederhana :

  1. Ikuti jangkauan tangan; buat garis vertical, horizontal, melingkar, spiral, bergerigi, bergelombang, dst. Sekedar pemanasan untuk pengenalan karekter dan luas media dan lemaskan tangan.
  2. Menggabungkan antar goresan sehingga berbentuk bidang, missal; dari dua garis horizontal dan dua garis fertikal dapat dibentuk kotak, dst.
  3. Bentuk bidang dapat difariasikan atau dikembangkan menjadi bentuk lain, missal; bentuk kotak diubah menjadi gambar sangkat burung.
  4. Sambil menggoreskan (menggambar) sertakan suara (menyebutkan) bentuk gamabr yang kita maksud. Misal; gambar kotak yang dikembangkan (menambah deruji-deruji) menjadi sangka, maka kita menyebutkan “SANGKAR”.
  5. Tidak perlu menggambar terlalu detail, cukup sederhana tapi tampak ‘lucu’ (menarik). Yang paling penting adalah menampilkan spesifikasi dalam setiap bentuk. Misal; Bentuk kotak yang belum diisi deruji dan contelan diatasnya belum bisa disebut sangkar, karena spesifikasi sangkar pada deruji dan cantelannya.

Trims untuk mas andi pensil terbang atas pelatihannya……^_^

Melukis Hujan ~ 1

LOMBA MELUKIS DAN FOTOGRAFI INTERNASIONAL

Lomba melukis dan fotografi Internasional kembali diadakan, kami mengundang para pelukis dan fotografer baik amatir maupun profesional untuk mengikuti perlombaan ini. Perlombaan kali ini akan dilaksanakan di Bali, Indonesia dan bertema “Shoot the moment by blitz and paint”, pengumuman pemenang dan hasil karya para kontestan akan di pamerkan di Tirta Galery selama tiga hari sejak proses penjurian pertama dimulai untuk memeriahkan kegiatan “Visit Indonesia Year”.

==================================================

MAGELANG, KOMPAS.com - Ribuan siswa TK hingga SMA di Kota Magelang, Minggu (29/11) mengikuti lomba mewarnai dan melukis motif batik untuk menyambut HUT ke-38 Korpri, serta HUT ke-64 PGRI dan Hari Guru.

Ketua Panitia HUT ke-38 Korpri, HUT ke-64 PGRI, dan Hari Guru Kota Magelang Sumartono mengatakan tercatat lebih dari 5.000 peserta mengikuti lomba yang diadakan di Alun-Alun Magelang tersebut.

Lomba yang dibuka Wali Kota Magelang Fahriyanto tersebut meliputi dua kategori yakni mewarnai motif batik untuk tingkat TK hingga kelas tiga SD dan melukis motif batik bagi siswa kelas empat SD hingga SMA.

No Comments »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment

soccerine Wordpress Theme