Sleman – SD Muhammadiyah Condongcatur mengadakan pawai songsong tahun baru Islam 1440 H, dengan mengusung tema “Tahun Baruku, Lingkungan Sehatku”, Senin (10/9/18).

Isromi Setiyawan, S.Sn., ketua panitia semarak Muharam 1440 Hijriah mengatakan, bahwa perayaan songsong tahun baru Islam kali ini mengusung  tema kostum pendayagunaan barang-barang bekas, sehingga peserta pawai diminta untuk sekreatif mungkin membuat kostum pawai dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas ataupun sampah daur ulang sehingga menjadi sesuatu yang lebih bernilai guna.

Acara yang diikuti oleh seluruh siswa dan siswi mulai dari kelas 1 s.d. kelas 6 ini berjalan dengan lancar dan meriah. Siswa peserta pawai menggunakan berbagai macam kostum yang terbuat dari barang-barang bekas seperti kardus, daun, koran hingga plastik kresek dengan berbagai bentuk yang cantik dan unik.

Sebelum diberangkatkan, masing-masing kontingen kelas diminta untuk menunjukkan yel-yel kelas yang nantinya akan dinilai oleh juri lomba pawai.

Selain lomba pawai, terdapat kategori lain yang juga dilombakan, yakni kostum dan yel-yel dari masing-masing kontingen kelas. Tidak hanya itu, guru pendamping dengan kostum terbaik pun mendapatkan hadiah khusus dari sekolah.

“Acaranya meriah, seneng karena bias jalan jalan bareng teman, musik angklungnya asik jadi tambah rame dan tambah semangat” tutur seorang siswa kelas 5, Atiyah Nur Fathimah saat ditemui disela-sela acara pawai songsong Muharam.

Di sela-sela kegiatan, peserta pawai juga dihibur oleh alunan musik tradisional angklung dari grup “Angklung Funk” Malioboro yang semakin menambah meriah suasana.

Acara semarak Muharam 1440 Hijriah tersebut ditutup dengan sambutan penutupan yang disampaikan langsung oleh Kepala Sekolah, Ibu  Sulasmi S.Pd., serta pengumuman pemenang kategori lomba yel-yel, kostum, dan juga lomba pawai.