SD Muhammadiyah Condongcatur mengadakan simulasi penanganan bencana alam gempa bumi untuk siswa kelas I – V.

Kegiatan yang berlangsung hari Rabu (30/5/18) ini merupakan hasil kerjasama dengan PMI Kabupaten Sleman.

Sebelum acara dimulai, siswa berkumpul di halaman upacara SD Muhammadiyah Condongcatur untuk mendapatkan pengarahan dari Bapak Ari Setyawan, S.Pd., wakil kepala sekolah bidang kesiswaan.

Usai mendapatkan pengarahan, siswa diminta untuk kembali ke kelas masing-masing dan menunggu tanda bel berbunyi, sebagai tanda gempa.

Tepat setelah bel berbunyi 1 kali, petugas kembali membunyikan bel sebanyak 3 x, sebagai tanda evakuasi dimulai. Siswa turun menuju titik kumpul di lapangan upacara dengan mengikuti rambu-rambu yang tertera pada dinding disepanjang jalur evakuasi.

Setelah seluruh siswa berada dititik kumpul, panitia melakukan treatmen untuk siswa yang terluka (skenario korban luka) dan ditutup dengan evaluasi kegiatan simulasi.

Dengan adanya kegiatan simulasi, penanganan bencana alam gempa bumi diharapkan dapat memberikan pengetahuan mengenai hal apa saja yang perlu dilakukan ketika menghadapi situasi darurat, serta melatih siswa untuk tetap tenang ketika menghadapi bencana alam.