SD Muhammadiyah Condongcatur menyelenggarakan kegiatan Damkar Goes to School berupa simulasi pemadam kebakaran bersama tim dari Damkar Kota Jogja pada hari Jumat, 19 Juni 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada siswa mengenai pencegahan dan penanganan kebakaran sejak dini.
Tim Damkar Kota Jogja yang dipimpin oleh Pak Prima bersama tim hadir di lingkungan sekolah untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya keselamatan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat kebakaran. Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai penyebab terjadinya kebakaran, langkah-langkah pencegahan, serta pengenalan berbagai jenis Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
Dalam sesi edukasi tersebut, para siswa mendapatkan penjelasan tentang fungsi masing-masing jenis APAR dan cara penggunaannya yang tepat. Tim Damkar juga memberikan demonstrasi mengenai teknik memadamkan api secara aman dan efektif. Penjelasan yang disampaikan secara interaktif membuat siswa mudah memahami materi yang diberikan.
Setelah sesi teori, kegiatan dilanjutkan dengan praktik simulasi pemadaman kebakaran di lapangan sekolah. Para siswa diberi kesempatan untuk melihat secara langsung cara penggunaan APAR dan proses pemadaman api yang diperagakan oleh tim Damkar. Beberapa siswa juga berkesempatan mencoba praktik pemadaman dengan pendampingan petugas.
Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat. Para siswa tampak sangat antusias mengikuti setiap rangkaian acara. Mereka aktif mengajukan pertanyaan serta memperhatikan setiap instruksi yang diberikan oleh tim Damkar Kota Jogja.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh siswa memiliki pengetahuan dasar tentang keselamatan kebakaran, memahami cara bertindak saat terjadi keadaan darurat, serta menumbuhkan sikap sigap dan peduli terhadap keselamatan diri maupun lingkungan sekitar.
Kegiatan Damkar Goes to School menjadi pengalaman belajar yang berharga bagi para siswa. Selain menambah wawasan, kegiatan ini juga memberikan bekal keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai upaya menciptakan lingkungan yang aman dan tanggap terhadap bencana.