Serunya Kemah Virtual di Masa Pandemi bersama Keluarga di Rumah

Selama dua hari, yaitu pada hari Sabtu dan Minggu tanggal 27 hingga 28 Maret 2021, SD Muhammadiyah Condongcatur mengadakan kegiatan kemah virtual. Sebanyak 142 siswa kelas V yang tergabung dalam kegiatan kepanduan Hizbul Wathan mengikuti rangkaian kegiatan kemah virtual tersebut dari rumah mereka masing-masing melalui aplikasi Zoom dan Radio SDMUHCC. Hizbul Wathan sendiri merupakan salah satu jenis kegiatan intrakurikuler di SD Muhammadiyah Condongcatur. Kegiatan ini dilakukan secara virtual sebagai suatu usaha sekolah untuk tetap menebarkan semangat kepanduan para siswa di era pandemic Covid-19.

Rangkaian kegiatan kemah virtual tersebut dibuka oleh Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pimpinan Daerah Muhammadiyah (Dikdasmen PDM) Sleman Bapak Dr. H. Suwadi di halaman SD Muhammadiyah Condongcatur. Beliau sangat mengapresiasi kemah virtual tersebut dan mengharapkan kegiatan itu bisa dijadikan contoh bagi sekolah Muhammadiyah lain di tingkat kabupaten Sleman, tingkat propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, bahkan sampai di tingkat nasional.

Ramanda Bazzar Marzuki dari Kwartir Pusat Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan mengawal langsung rangkaian kegiatan kemah virtual tersebut. Dalam kemah virtual tersebut, semua murid berlatih hidup mandiri. Semua murid juga wajib mengikuti semua agenda dan mengerjakan seluruh tugas yang terkumpul dalam LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik).
Sebagian tugas yang harus dilakukan oleh para peserta kemah virtual yakni wajib mendirikan tenda di halaman rumah mereka masing-masing, praktik belanja sendiri dengan uang yang telah ditentukan besaran anggarannya oleh sekolah, belajar memasak, menanam bibit tanaman dan memberi pupuk, serta membuat hasta karya berupa dragbar dengan tongkat dan tali. Selain itu, kegiatan senam massal, menyimak kultum, memperhatikan morse dan semaphore, mengikuti motivasi dari Ustadz Ipung, serta menyimak cara menghadapi ular baik berbisa maupun tidak dalam kehidupan sehari-hari merupakan kegiatan yang harus diikuti semua siswa.

Untuk mengecek apakah siswa mengikuti kemah virtual dengan baik, para guru dan karyawan mengunjungi rumah para siswa di hari Munggu sembari mengambil LKPD yang telah selesai dikerjakan para siswa. Kegiatan kemah virtual tersebut menunjukkan bahwa SD Muhammadiyah Condongcatur tiada hentinya berkreativitas, berinovasi, berprestasi, serta tetap menjalin silaturahmi dengan para siswa dan wali siswa meski berada pada masa pandemi. Nyatanya, dengan adanya kegiatan kemah mandiri secara virtual ini, banyak siswa dan keluarganya yang memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai ajang kemah bersama di rumah. Tentunya, hal ini dapat menjadi nilai tambah khususnya bagi keluarga karena mampu menambah kerukunan dalam keluarga selama siswa berada di rumah saat pandemi.