SD Muhammadiyah Condongcatur bersama SD Muhammadiyah Condongcatur 2 menggelar kegiatan Kemah Live In Presima (Prestasi, Sinergi, Mandiri) selama tiga hari dua malam, mulai Selasa, 15 April 2025 hingga Kamis, 17 April 2025 di Desa Wisata Sorasan, Bimomartani, Ngemplak, Sleman. Kegiatan ini diikuti oleh 155 siswa kelas 5 dari kedua sekolah sebagai bentuk puncak kegiatan Hizbul Wathan serta sebagai sarana pelatihan kemandirian dan sinergi sosial.
Upacara pelepasan peserta dilangsungkan di Lapangan Gorongan Condongcatur dengan Bapak Moh Ikhsan, SE., MM selaku Ketua PCM Depok bertindak sebagai inspektur upacara. Acara tersebut turut dihadiri oleh Ibu Sulasmi, M.Pd (Kepala SD Muhammadiyah Condongcatur), Bapak Ari Setyawan, M.Pd (Kepala SD Muhammadiyah Condongcatur 2), para wakil kepala sekolah, orang tua siswa, serta seluruh peserta Kemah Live In Presima.
Dalam sambutannya, Bapak Moh Ikhsan menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini sebagai bentuk nyata pendidikan karakter yang kontekstual dan berorientasi pada pengalaman langsung di tengah masyarakat. Peserta kemah dilepas melalui pawai kendaraan hias yang dihiasi bendera Hizbul Wathan dan dikawal oleh dua mobil patwal dari Polres Sleman guna memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan menuju lokasi perkemahan.
Kemah Live In Presima merupakan modifikasi dari konsep kemah mandiri yang tidak hanya menitikberatkan pada kegiatan kepanduan, namun juga menyisipkan nilai-nilai sosial dan edukasi lingkungan. Selama di lokasi, para siswa dilarang dijenguk oleh orang tua dan dibimbing untuk menjalani hidup mandiri, mulai dari memasak, mencuci peralatan makan, hingga mengelola kegiatan kelompok.
Berbagai kegiatan menarik diselenggarakan selama kemah, antara lain: upacara pembukaan dan penutupan, giat kepanduan, semaphore malam, caraka malam, outbound tracking, bakti sosial, api unggun, hingga pentas seni. Semua kegiatan tersebut bertujuan untuk melatih kemandirian, membangun kerja sama tim, serta meningkatkan kekompakan antar siswa.
Kepala SD Muhammadiyah Condongcatur, Ibu Sulasmi, M.Pd, menyatakan bahwa kegiatan ini sangat penting sebagai bekal siswa menghadapi tantangan di masa depan, serta menjadi bagian dari proses transisi menuju tingkat pendidikan yang lebih tinggi di kelas 6. Dengan semangat Prestasi, Sinergi, dan Mandiri, kegiatan Kemah Live In Presima diharapkan dapat memberikan pengalaman yang berkesan sekaligus membentuk karakter tangguh bagi para siswa.